Permanently Delete Files.

Beberapa hari yang lalu, saya melakukan cek rutin ke HardDisk Eksternal saya. HDD berkapasitas 500 GB itu rutin saya cek, dan saya organisir, termasuk menghapus beberapa file atau dokumen yang saya rasa sudah tidak diperlukan lagi. Mungkin juga beberapa file tersebut sudah saya pindahkan ke online storage. HDD saya ini berumur sekitar 1,5 tahun. Seingat saya, saya membeli HDD ini, persis sebelum saya berangkat ke Taiwan.

Sejarah si HDD ini, sebenarnya cukup sederhana. Karena pada waktu itu saya memang belum punya laptop ataupun notebook, jadi saya memutuskan untuk beli di Taiwan saja. Sebagai Persiapan, saya membawa beberapa file dan program yang sekiranya saya perlukan dan berguna di sini.

Kurang lebih isi dari HDD saya antara lain adalah, file-file program, film, mp3, program tutorial, dan beberapa file game. File-file program harus saya bawa dari Indonesia karena saya memakai beberapa program yang mungkin bakalan nggak ada di Taiwan, atau kalau ada, bakal mahal lisensinya.  Jadi, kurang lebih, isinya adalah file-file yang sangat saya perlukan, termasuk di dalamnya beberapa file-file pribadi seperti scan-scan dokumen penting saya, akte kelahiran, ijazah dan lain sebagainya.

Dan kejadian luar biasa itu terjadi beberapa minggu yang lalu, saat saya hendak melakukan pembersihan dan pengelolaan HDD. Yang saya lakukan pertama adalah mengorganisir file-file di tempat yang sesuai, kemudian baru menghapus beberapa file yang tidak diperlukan. Mungkin sedikit aneh urutan kerjanya, namun bagi saya itu lebih mudah.

Boom, saat selesai mengatur file di tempat yang benar, dan kemudian hendak menghapus beberapa file yang sudah tidak diperlukan, semisal film Transformer; Dark Moon Rises, yang satu file-nya sampai 7 GB, dengan sangat tidak sengaja saya menekan tombol shift. Hasilnya adalah semua file yang terletak di folder “/Movies”, hilang secara permanen.

Woalaaaaaa..saya pusing bukan kepalang (Pusing bukan kepalang apa bahasa Inggrisnya ya?), pertama saya memang suka menonton film. Terutama film-film yang bermutu, setidaknya bermutu bagi saya. Yang jadi masalah adalah di folder tersebut ada beberapa rekaman kegiatan saya di Taiwan ini, dan beberapa belum sempat saya edit dan saya unggah ke online storage. Seperti video kompetisi futsal pertama saya di Taiwan, beberapa rekaman tentang keseharian yang ada di Taiwan.

Untungnya, folder yang berisi software program di HDD Eksternal nggak ikut terhapus. Kemudian saya memperhatikan dengan seksama di dalam folder “/Software” tersebut dan ternyata saya menemukan ada program untuk recovery deleted files. Alhamdulillah, setelah mencari sedikit referensi di google, saya memutuskan untuk meng-install program tersebut.

Sudah diinstall, dan terpasang, kemudian siaplah untuk recovery program, ada setidaknya 4 pilihan untuk me-recovery program tersebut, advance, deep scan, dan format recovery. Yang pertama saya yakin itu yang paket biasa,,hehehe,,, (Sotoy*). Oiya, nama programnya iCare Data Recovery Software.

Screenshot

Oke, diputuskan untuk menggunakan advance files recovery.  Saat di klik,,yes, remaining time sekitar 6 jam. Jadi saya memutuskan untuk tidur.

6 Jam kemudian. Saat saya bangun, program telah selesai me recovery dalam bentuk mentah file-tersebut. Setau saya, memang seperti itu sistem recovery, jadi saat di hapus pun, sebelum hardware tersebut di tumpuk file lain, biasanya mereka masih menyimpan bentuk mentah file tersebut. Jadi sekadar saran saja, kalau mau menyimpan bentuk foto atau video yang bersifat pribadi, sebaiknya hardware peyimpanan itu jangan pernah di jual, kalau perlu di hancurkan saja, karena memang para ahli hardware ini bisa merecovery bahkan pada hardware yang sudah ditumpuk berulang-ulang.

Oke, saatnya mengkompile data mentah tersebut. Dan,,,tet tot..kesalahan berikutnya terjadi. Saya lupa mendaftar software tersebut. Arrgghh,,,tidaakk..  Karena si laptop hampir 24 jam tidak istirahat, saya kemudian mengistirahatkan si Ade,, (dari A42D series, bisa dipanggil Ade ^^).

Sekembalinya dari laboratorium tanpa si Ade, saya coba kembali untuk recovery program, dan untuk kali ini saya daftar dulu program saya ini. Setelah selesai mendaftar software ini, saya kemudian mencoba merecovery. Dasarnya orang sok tau, saya kemudian mencoba memilih Deep Scan recovery, saya klik tunggu 6 jam berikutnya. Kali ini, karena si Laptop sudah istirahat, masih bisa saya gunakan untuk aktivitas lainnya.

Enam jam kemudiaannn….

Semua sudah selesai, Raw File sudah siap di compile,,dan..lagi-lagii,,, ada apa ini,, bentuk raw data dari Deep Scan recovery berbeda dengan yang Advance Scan recovery. Intinya saya udah nggak bisa mikir lagi mau digimanain, dah capek nungguin file buat di recovery. Hadeh,,karena setelah saya compile (FYI, compiling disini skitar 5~10 menitan saja), saya nggak bisa menemukan dimana file yang saya butuhkan.

Akhirnya, dengan semangat seadanya,,saya memutuskan untuk melakukan lagi, 6 jam recovery dengan settingan Advance Recovery. Dan setelah 18 Jam yang panjang file tersebut bisa diselamatkan.

Pesan Moral: Saya sebenernya ingin menulis, jangan pernah menyerah dengan keadaan dan kesok-tauan…cuman sepertinya pesan moral yang lebih realistis adalah. Tentukan pilihan langkah, dengan lebih dahulu mengumpulkan riset dan pengetahuan yang memadai. Intinya, jangan sok tau, jangan sok gambling, yang udah tau aja baru bisa dilakuin, kalo misalnya kurang tau, riset dulu hasil riset ini yang nantinya jadi dasar untuk melangkah. Keyi Ma?

#demamThesis

Selasa, 24 July 2012. Diselesaikan di H105.

Advertisements
Categories: (INA), Computer | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: